Toilet

Setiap pagi, di kantor, saya selalu menyempatkan diri untuk ke toilet. Sebuah ruangan berukuran 3 x 5 m, dengan 3 buah kloset dan 4 buah urinator. Tak ketinggalan sebuah cermin berukuran 90 cm x 2 meter.
Saya butuh toilet. Saat saya harus mengeluarkan hasil eksresi dan juga defekasi. Atau sekedar merapihkan dasi, dan membersihkan muka. Tak ketinggalan saat saya membersihkan mulut setelah makan.
Saya tidak pernah memandang toilet dengan sebelah mata. Kegunaannya semakin hari semakin bertambah. Tidak hanya aktifitas yang telah saya sebutkan, belakangan toilet menjadi tempat saya untuk sekedar melepaskan penat dan lelah. Dan yang tak kalah menariknya, toilet menjadi tempat untuk bertukar cerita, mulai dari pekerjaan, pribadi, olahraga, bahkan rumor sekalipun. Saya semakin senang datang ke toilet.
Buat saya, toilet merupakan saksi perjalanan kehidupan saya, di dunia kerja tentunya. Bagaimana tidak, selama lebih dari 7 tahun, saya mendatangi tempat yang sama. Dengan tata letak, warna, dan juga merk-merk kebutuhan toilettris yang sama. Hanya pengunjungnya saja yang cenderung berganti. Di toilet saya pernah mendapati sahabat saya terjatuh dan berlumuran darah. Saya juga pernah terduduk, menangis, karena kondisi fisik yang tak kunjung membaik. Atau saya juga pernah harus beberapa kali muntah karena tekanan psikologis yang teramat dahsyat. Ya, toilet ….
Toilet buat saya adalah sebuah tempat yang memiliki arti dan makna tersendiri. Tempat dimana saya melihat rentetan kehidupan saya. Tempat saya bercermin dalam arti sebenarnya. Tempat saya melepas beban, tempat saya …….
Maaf saya harus ke toilet



June 10th, 2007 at 1:27 pm
Yah…kayaknya di dunia ini tempat paling privat emang masih toilet yaa…walopun masih aja ada orang yg mengganggu satu2nya tempat privat itu.
June 12th, 2007 at 12:43 am
great and “private” story hahaha
June 14th, 2007 at 11:51 am
wah.. gw suka gaya nulis lo man.. well, at least on this one. resmi, tapi ngocol
lookin forward to more post from you.
June 19th, 2007 at 7:57 am
kok ngukur ukuran kaca segala, emang k wc bawa meteran yah?
November 2nd, 2007 at 12:20 pm
Bayangin ga’ tuh kalo WC bisa ngomong
Berapa buku tuh bisa jadi